Menurut Al Khaththath, setiap muslim harus memiliki pemikiran dan kepribadian sesuai dengan ajaran Islam sehingga apapun masalah yang dihadapi, akan selalu merujuk kepada Al Quran dan As Sunnah. Selain itu, menurutnya setiap muslim juga wajib memiliki tsaqafah Islam dan wawasan politik (siyasah) yang luas.
"Ini sangat penting dimiliki oleh para pengemban dakwah agar mampu mengetahui peta perjuangan yang sedang dan akan dihadapi", jelasnya.
Menurut Ketua Umum Hizb Dakwah Islam (HDI) ini, konsolidasi antargerakan Islam mutlak diperlukan agar kesatuan umat dapat terwujud dengan kuat, sehingga amar maruf yang dilakukan akan lebih mampu mengatasi setiap masalah ada.
Sementara itu, perwakilan Kementrian Dalam Negeri yang diwakili oleh H. Cecep Supriyanto dalam pidato sambutannya berpesan agar FPI mampu membuktikan bahwa citra negatif kepada FPI selama ini adalah tidak benar.
Mukernas FPI kali kedua ini selain dikuti oleh seluruh pengurus pusat, juga dihadiri oleh perwakilan pengurus FPI seluruh Indonesia. Selain Al Khaththath dan Cecep Supriyanto, sambutan juga disampaikan mantan Ketua Umum PBNU KH. Hasyim Muzadi. (syaiful falah/shodiq ramadhan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar