"Kita tidak boleh berhenti, walaupun semua orang mencaci maki, FPI akan tetap sabar dan ikhlas dalam berjuang", ungkap Ketua umum DPP FPI Habib Rizieq Syihab dalam pidato sambutannya.
Habib Rizieq juga mengingatkan semua pengurus FPI agar terus membenahi diri agar ke depan dapat lebih baik lagi. sementara kepada para anggota FPI di seluruh Indonesia, Habib berpesan perlunya disegarkan kembali tentang loyalitas, disiplin dan tanggung jawab anggota terhadap perjuangan.
Hal itu penting untuk dilakukan karena sebagai ormas Islam terdepan dalam amar makruf nahi munkar,FPI kini telah menjadi target musuh-musuh Islam. Isu pembubaran FPI terus digelontorkan melalui LSM-LSM komprador liberal dan antek asing yang didukung media massa sekuler.
"Bahkan di DPR ada komisi khusus yaitu komisi 238 (gabungan komisi) yang bertujuan untuk membubarkan FPI", ungkap Habib Rizieq. Selain itu, kandidat doktor Malaya University Malaysia itu juga memaparkan tentang strategi, visi dan misi perjuangan FPI untuk menegakkan syariat Islam dalam bingkai Khilafah Islamiyah. Melalui penjelasannya itu, beliau membantah opini negatif yang menganggap upaya penegakkan khilafah itu seolah-olah ingin menjatuhkan pemerintahan yang ada melalui pemberontakan. "Itu fitnah", tegasnya.
Habib mencontohkan secara konkrit upaya menuju khilafah dapat dilalui dari berbagai bidang seperti bidang pendidikan, pencetakan mata uang, pendirian bank Islam, penghapusan visa, pembentukan parlemen dunia Islam, pakta pertahanan dunia Islam, dan satelit Islam. "Selama ini negara-negara Eropa saja bisa bersatu dalam berbagai hal, kenapa kita tidak bisa?", ujarnya.
Mukernas FPI kali kedua ini selain dikuti oleh seluruh pengurus pusat, juga dihadiri oleh perwakilan pengurus FPI seluruh Indonesia. Selain Habib Rizieq, turut memberikan kata sambutan Mantan Ketua Umum PBNU KH. Hasyim Muzadi, Sekjen FUI KH. Muhammad Al Khaththath dan Perwakilan Kemendagri H. Cecep Supriyanto. (syaiful falah/shodiq ramadhan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar