Umar Bin Khatab Abad Ke-20
Allah memberikan sinyal perintah dalam Al Qur'an "Dan hendaklah sebahagian kamu menjadi umat yang beramar ma'ruf dan nahi mungkar". yang menjadi catatan penting dalam ayat ini, terkait banyaknya persepsi da'wah di kalangan kaum muslimin dan bahkan para Ulama.
Mari kita jauhi pandangan-pandangan tersebut, lihat dengan sangat jelas di dalam Al Qur'an. Setiap kalimat yang mengandung kata "da'wah" maka kontentnya adalah "Amar Ma'ruf dan Nahi Mungkar". Dan Rasulullah mensinyalir bagi kaum muslimin yang sedang melihat kemaksiatan atau lebih dikenal dengan istilah hukumnya "kriminal" maka beliau memberikan cara dalam mengatasinya. Yang pertama dengan tangan, arti "tangan" di sini bisa kekuatan hukum, kekuatan fisik dan segala kekuatan yang dibutuhkan agar bagaimana tindak kriminal tersebut bisa dihentikan.
Ketika Rasulullah dahulu sebelum menginjak usia kenabian beliau pernah mengikuti gerakan "Hilful Fudhul" yaitu gerakan turun lapangan secara langsung ketika ada orang dizhalimi, misinya tidak muluk-muluk, tetapi pasti. Di mana dengan kekuatan yang terbangun secara bersama dalam tubuh kelompok "Hilful Fudhul". Dan Rasulullah mengaminkan ajakan mereka yang bergerak dalam bidang ini, bahkan beliau mengeluarkan pernyataan sikap, seandainya gerakan ini ada pada masa kenabian, dan beliau diajak untuk bergabung, maka ajakan tersebut tidak akan ditolak.
FPI (Front Pembela Islam) merupakan wadah untuk menjalankan anjuran Allah dalam ayat di atas, membentuk umat agar mengajak untuk selalu berlaku baik, dan memberantas kejahatan, misinya sama dengan super hero yang ada dalam film Spiderman, Superman dan Batman. Namun perbedaannya ada pada dasar berfikir. FPI berkorban karena ini adalah perintah atasan (Allah). Dan Allah sudah menjamin ganjaran kebaikan. Sedangkan super hero dalam film anak-anak hanya hasil imajinasi, tidak nyata dan mereka mengajarkan berantas kejahatan dengan modal sanjungan, penulis menilai film-film ini adalah "ayat jihad" musuh-musuh Islam. Mereka kesusahan dalam menyokong semangat agar rela berkorban demi agama dan negara. Seadangkan Islam, subhanallah Al Qur'an yang maha agung mengatur semua hal, termasuk anjuran amar ma'ruf dan nahi mungkar. Sehingga lahirlah salah-satu wadah yang bernama FPI sebagai bentuk jawaban iman dan nurani kita atas keprihatinan kondisi masyarakat secara luas sekarang.
Lebih tepatnya kesamaan visi dan misi yang diemban FPI dengan da'wah Rasulullah. Sayangnya musuh Islam tidak pernah berhenti agar agama mulia ini berkembang dan maju. Mereka menggunakan media dan segala fasilitas termasuk dana, seperti yang ditulis oleh eramuslim.com "Kampanye Anti Islam dan Umat Muslim Ternyata Didanai Oleh Donatur Pro-Israel". Menurut laporan investigasi yang muncul di stus Politico.com, dana sebesar 920 ribu dolar yang disalurkan melalui Pusat Kebebasan untuk situs Jihad Watch selama tiga tahun terakhir berasal dari Joyce Chernick, seorang tokoh yang sangat pro-Israel. Dari hasil para kuffar (musuh Islam), membuat perjalanan da'wah umat Islam terhambat, Abu Bakkar Ba'asyir keluar masuk penjara setelah terbukti tidak bersalah. Opini publik mengenai FPI telah diracuni media. Perhatikan dengan baik, setiap gerakan yang jelas visi dan misinya buat Islam, maka tantangannya sangat sangat berat. Jika mereka tidak sanggup, maka tenaga umat Islam sendiri yang mereka pakai untuk menghancurkan Islam. Anggapan miring kita mengenai FPI adalah hasil kerja musuh agama, kita diadu domba. Malaysia versus Indonesia, dua negara yang sama-sama mayoritas Islam namun saling bermusuhan.
FPI memiliki label yang jelas, "Bermusuhan dengan Kriminal". Da'wah dalam Islam bukan hanya pada azan, "hayya a'la sholah". Da'wah dalam Islam bukan hanya seruan pada ritual ibadah, tetapi da'wah dalam Islam jelas tertulis di Al Qur'an "Nahi Mungkar". Nahi mungkar bukanlah tindak anarkis seperti yang dihembuskan orang-orang non Islam. Selain kinerja kita yang bersinambungan, waktu juga akan menyingkap semua tabir kebenaran, kemenangan pasti berada di pihak ISLAM.
Abdurrahman Yusak/fpimesir.tk
Sumber : fpi.or.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar